| Bahan Pokok di Semarang Merangkak Naik |
| Wednesday, 09 September 2009 10:41 | |
|
Semarang, CyberNews. Sehari menjelang puasa, harga kebutuhan pokok di sejumlah pasar tradisional mulai mengalami kenaikan. Pantauan SM CyberNews di Pasar Jatingaleh, beberapa harga kebutuhan pokok merangkak naik. "Lonjakan harga terjadi pada komoditas tertentu, seperti ayam, gula, lombok, dan bawang merah maupun bawang putih," kata Sumini (57), Jumat (21/8).
Kenaikan itu, kata dia, karena banyaknya permintaan pada jenis komoditas tersebut. "Mungkin untuk makan sahur dan buka pada puasa pertama besok (hari ini-red)," tambahnya. Hingga siang kemarin, harga ayam Rp 24.000/kg dari sebelumnya Rp 22.000, gula Rp 9.300, lombok Rp 10.000 dan bawang merah Rp 8.000, bawang putih Rp 13.000/kg. "Khusus gula, bahkan terjadi kenaikan hingga tiga kali," katanya. Sementara beberapa kebutuhan pokok lainnya macam beras, telur, minyak goreng, masih relatif stabil, tidak terjadi kenaikan yang signifikan. Beberapa harga bahan pokok saat ini yang ada di Pasar Jatingaleh antara lain beras Rp 6.500/kg, telur Rp 13.500/kg, minyak goreng Rp 8.600/kg, dan tepung terigu Rp 7.000/kg. Hal senada disampaikan Nurul (23) penjual ayam di Pasar Bulu. Dalam satu hari kemarin, sejumlah bahan pokok seperti ayam, gula, lombok, dan bawang merah, maupun bawang putih juga mengalami kenaikan. Harganya juga tidak terpaut jauh dengan di Pasar Jatingaleh. "Harga akan kembali merangkak naik pada pekan ke tiga puasa hingga H-1 Lebaran. Saat itu bisa naik 3-5 kali lipat," jelasnya. Sejumlah harga bahan pokok di Pasar Gayamsari tidak jauh berbeda dengan di Pasar Jatingaleh dan Pasar Bulu. Komoditas macam, beras, telur, minyak dan tepung stabil. Kenaikan hanya terjadi pada bahan pokok seperti ayam, gula, lombok, dan bawang merah maupun bawang putih. Harga kebutuhan pokok di sana relatif sama. Demikian pula di Pasar Johar dan Karangayu. Kenaikan harga bahan pokok di dua pasar itu sama dengan tiga pasar di atas. Bila terjadi perbedaan harga pada lima pasar tersebut, selisihnya tidak terlalu mencolok dan masih dalam tahap kewajaran. "Harga bahan pokok itu saya perkirakan tidak akan berubah dalam waktu satu pekan terakhir ini. Namun, demikian untuk seperti telur, lombok, maupun minyak goreng saya tidak bisa memastikan apakah akan terjadi kenaikan atau tidak selama beberapa hari ke depan," kata Yani, pedagang di Johar. (sumber : suaramerdeka.com) |

